BOGOR, IMPIANNEWS.COM
Di tengah dinamika informasi digital yang kian masif, hubungan harmonis antara institusi kepolisian dan media massa menjadi pilar penting dalam menjaga stabilitas nasional. Hal ini ditegaskan oleh Kepala Divisi Humas Polri yang baru, Irjen Pol. Johnny Edison Isir, S.I.K., M.T.C.P., dalam acara silaturahmi bersama awak media di Bogor, Sabtu (31/1).
Dalam pertemuan yang berlangsung hangat dan penuh keakraban tersebut, Irjen Pol. Johnny Edison Isir menyampaikan apresiasi mendalam atas dedikasi para jurnalis. Menurutnya, wartawan bukan sekadar mitra kerja, melainkan elemen strategis dalam menyusun narasi publik yang tidak hanya informatif, tetapi juga edukatif dan konstruktif bagi masyarakat luas.
Pers sebagai Penjaga Demokrasi
Dalam arahannya, Irjen Pol. Johnny menekankan bahwa eksistensi pers merupakan cerminan dari kesehatan demokrasi di Indonesia. Ia memandang kebebasan pers sebagai amanat konstitusi yang wajib dihormati dan dijaga oleh seluruh elemen bangsa, termasuk Polri sebagai aparat penegak hukum.
"Pers memiliki peran krusial dalam merawat nilai-nilai kebangsaan dan menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Di pundak rekan-rekan media, pesan-pesan persatuan disalurkan ke seluruh pelosok negeri," ujar Jenderal bintang dua tersebut.
Namun, ia juga mengingatkan bahwa kebebasan yang dimiliki media bukanlah tanpa batas. Kebebasan tersebut harus senantiasa berjalan beriringan dengan:
Tanggung Jawab Moral: Memastikan informasi yang disampaikan tidak memicu perpecahan.
Profesionalisme: Mengedepankan verifikasi dan disiplin verifikasi sebelum berita ditayangkan.
Etika Jurnalistik: Menghormati hak narasumber dan menjaga objektivitas.
Menghadapi Tantangan Disinformasi
Lebih lanjut, Kadiv Humas menyoroti tantangan masa depan, terutama terkait maraknya hoaks dan disinformasi di ruang siber. Polri berharap insan pers dapat menjadi "penjernih" di tengah keruhnya arus informasi. Dengan menyajikan berita yang berimbang, media diharapkan mampu meredam potensi konflik dan memberikan pemahaman yang tepat kepada masyarakat mengenai kebijakan maupun kinerja kepolisian.
"Kita ingin menciptakan ruang publik yang sehat. Sinergi antara Polri dan pers harus semakin solid agar tidak ada celah bagi narasi-narasi negatif yang dapat mengancam kerukunan kita bernegara," tambahnya.
Komitmen Keterbukaan Informasi
Acara silaturahmi ini sekaligus menjadi momentum bagi Irjen Pol. Johnny Edison Isir untuk menegaskan komitmen Divisi Humas Polri dalam memberikan akses informasi yang transparan dan akuntabel. Ia berharap komunikasi dua arah antara kepolisian dan wartawan dapat berjalan lebih luwes namun tetap dalam koridor profesional.
Menutup keterangannya, Kadiv Humas berharap pertemuan ini menjadi awal dari kolaborasi yang lebih erat. Dengan semangat kemitraan, Polri dan pers diharapkan dapat terus berjalan beriringan demi mewujudkan Indonesia yang lebih aman, damai, dan beradab melalui penyebaran informasi yang bermutu.
wartawan : Aulia
editor : Keken
