TEGAL, IMPIANNEWS.COM
Menjelang musim mudik Lebaran 2026, Korlantas Polri mulai bergerak cepat memastikan kesiapan infrastruktur jalan. Dipimpin oleh Dirkamsel Korlantas Polri, Brigjen Pol Prianto, tim gabungan melakukan peninjauan langsung di lintas Pantai Utara (Pantura) dan Pantai Selatan (Pansela) guna memetakan potensi kemacetan maupun kendala teknis di lapangan.
Dalam kunjungannya di Tegal, Jawa Tengah, Selasa (3/2), Brigjen Pol Prianto menjelaskan bahwa survei ini merupakan langkah deteksi dini terhadap hambatan yang mungkin muncul saat arus puncak nanti.
Titik Krusial dan Tantangan Geografis
Berdasarkan hasil koordinasi dengan para Kasat Lantas di wilayah Brebes dan Tegal, serta laporan dari Badan Pengelola Jalan Nasional (BPJN), terdapat dua titik utama yang menjadi perhatian khusus:
Pertigaan Kelonengan
Underpass Prupuk
Khusus untuk Underpass Prupuk, tantangan utama terletak pada kondisi geografisnya. Posisi jalan yang berada di dataran rendah membuatnya rentan menjadi titik kumpul air (genangan) saat curah hujan tinggi.
"Air mengalir dari hulu yang posisinya lebih tinggi langsung menuju ke titik hilir di underpass ini. Inilah yang berpotensi memicu genangan jika tidak diantisipasi," ujar Brigjen Pol Prianto.
Langkah Mitigasi: Siagakan 11 Pompa Air
Guna menjamin kelancaran pemudik, Polri telah bersinergi dengan BPJN untuk menyiapkan langkah antisipatif. Sebagai solusi teknis menghadapi ancaman banjir di titik rawan, pihak pengelola jalan nasional akan menyiagakan 11 unit pompa air.
Langkah ini diambil agar jika terjadi genangan, penanganan bisa dilakukan dengan cepat sehingga arus lalu lintas tidak lumpuh. Upaya preventif ini diharapkan mampu mewujudkan pengalaman mudik yang lebih aman, tertib, dan nyaman bagi masyarakat pada tahun 2026 mendatang.
wartawan : Aulia
editor : Keken
