-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Update Identifikasi Korban Pesawat ATR 42-500: Tim DVI Polda Sulsel Kumpulkan Data Antemortem

Selasa, 20 Januari 2026 | Januari 20, 2026 WIB Last Updated 2026-01-20T05:04:26Z

Update Identifikasi Korban Pesawat ATR 42-500: Tim DVI Polda Sulsel Kumpulkan Data Antemortem


MAKASSAR, IMPIANNEWS.COM

Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) Polda Sulawesi Selatan memberikan informasi terbaru mengenai penanganan korban kecelakaan pesawat ATR 42-500. Dalam konferensi pers yang digelar pada Senin (19/1/2026), pihak kepolisian memaparkan kemajuan proses identifikasi para korban.


Agenda ini dipimpin oleh Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol. Didik Supranoto, didampingi tim ahli dari Pusdokkes Polri serta Pusident Bareskrim Polri.


Fokus pada Data Antemortem

Saat ini, Polda Sulsel memprioritaskan pengumpulan data antemortem atau data fisik korban sebelum meninggal dunia. Kombes Pol Didik mengungkapkan bahwa tim telah mulai bekerja sejak awal insiden terjadi dengan dukungan penuh dari Mabes Polri.


"Hingga detik ini, kami fokus melakukan pemeriksaan terhadap keluarga korban. Tercatat sudah delapan keluarga yang diambil datanya untuk keperluan identifikasi," jelas Kombes Pol Didik.


Data yang dikumpulkan dari pihak keluarga mencakup:


Sampel DNA untuk pencocokan genetik.


Catatan medis dan riwayat kesehatan.


Data administratif serta dokumen pendukung lainnya.


Sementara itu, dua keluarga korban lainnya masih dalam tahap koordinasi untuk segera melengkapi data yang dibutuhkan.


Pencocokan Data Antemortem dan Postmortem

Berdasarkan manifes resmi dari maskapai dan Kementerian Perhubungan, terdapat 10 orang di dalam pesawat tersebut, yang terdiri dari 7 kru dan 3 penumpang. Kombes Pol Didik menjelaskan bahwa setelah evakuasi oleh Basarnas selesai, Tim DVI akan segera masuk ke tahap postmortem.


"Identitas korban baru bisa dipastikan setelah adanya kecocokan yang akurat antara data antemortem (dari keluarga) dan data postmortem (dari jenazah). Kami bekerja secara profesional agar hasilnya dapat dipertanggungjawabkan secara hukum maupun medis," tambahnya.


Pentingnya Hasil Identifikasi bagi Keluarga

Selain sebagai bentuk kepastian hukum, hasil identifikasi yang akurat sangat krusial bagi ahli waris. Hal ini berkaitan dengan keperluan administratif pascabencana, seperti pengurusan asuransi dan dokumen kematian.


Polda Sulawesi Selatan berkomitmen untuk terus berkoordinasi dengan instansi terkait agar seluruh korban dapat segera teridentifikasi dengan benar dan dikembalikan kepada pihak keluarga masing-masing.

#reldivisihumaspolri
warttawan : Ricard
editor : KekeN
×
Berita Terbaru Update