AGAM – Di tengah kepungan air dan material sisa banjir yang melanda Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, deru mesin kendaraan taktis dan langkah tegap personel berseragam Korps Brimob Polri menjadi pemandangan yang membawa harapan. Tim SAR Resimen II Pasukan Pelopor yang diperbantukan (BKO) di wilayah hukum Polda Sumatera Barat terus bergerak tanpa lelah, memastikan kehadiran negara di tengah titik-titik tersulit bencana.
Banjir yang dipicu oleh intensitas hujan tinggi ini telah melumpuhkan aktivitas warga dan merusak infrastruktur. Menanggapi situasi darurat tersebut, Resimen II Pasukan Pelopor segera menerjunkan personel terbaiknya untuk melakukan langkah-langkah penanganan komprehensif, mulai dari pencarian korban hingga pemulihan kebutuhan dasar.
Fokus Utama: Pencarian dan Evakuasi
Prioritas utama tim di lapangan adalah pencarian korban yang dilaporkan hilang atau terjebak. Menggunakan perahu karet dan peralatan SAR modern, personel menyisir area yang terisolasi oleh genangan air. Medan yang berlumpur dan arus yang kadang masih deras tidak menyurutkan semangat para Bhayangkara ini.
"Kami hadir bukan sekadar menjalankan tugas, melainkan sebagai bentuk pengabdian tulus Polri untuk masyarakat yang sedang berduka," ujar salah satu komandan lapangan di lokasi. Evakuasi lansia, anak-anak, dan warga yang sakit diprioritaskan untuk segera mendapatkan perawatan medis di posko pengungsian.
Penyaluran Logistik ke Titik Terisolasi
Salah satu tantangan terbesar di Kecamatan Palembayan adalah terputusnya akses jalan akibat longsor dan genangan air yang tinggi. Hal ini menghambat distribusi bahan pangan. Tim SAR Resimen II Pasukan Pelopor mengambil inisiatif dengan membentuk jalur distribusi manual dan menggunakan kendaraan khusus untuk menjangkau dusun-dusun terpencil.
Bantuan logistik berupa makanan siap saji, air bersih, selimut, dan obat-obatan disalurkan secara terpadu. Kehadiran personel Polri di tengah pemukiman yang terendam memberikan rasa aman dan memastikan bahwa bantuan sampai ke tangan yang paling membutuhkan secara merata.
Dukungan Kebutuhan Dasar dan Trauma Healing
Selain fisik dan logistik, aspek psikologis warga juga menjadi perhatian. Sembari membersihkan fasilitas umum dari sisa-sisa lumpur, para personel juga berinteraksi dengan warga untuk memberikan dukungan moral. Langkah ini merupakan bagian dari upaya dukungan kebutuhan dasar agar masyarakat tetap memiliki semangat untuk bangkit pascabencana.
Pembersihan saluran air, rumah ibadah, dan sekolah dilakukan bersama-sama dengan masyarakat setempat untuk mempercepat proses pemulihan ekonomi dan sosial di Palembayan. Sinergi antara Resimen II Pasukan Pelopor dengan BPBD, TNI, dan relawan lokal menjadi kunci efektivitas penanganan bencana ini.
Wujud Nyata Polri Hadir
Aksi Tim SAR Resimen II Pasukan Pelopor di Kabupaten Agam adalah bukti nyata komitmen Polri dalam misi kemanusiaan. Di bawah guyuran hujan dan tantangan medan yang berat, mereka membuktikan bahwa Korps Brimob selalu siap sedia berbakti untuk negeri, memastikan bahwa dalam setiap musibah, masyarakat tidak pernah berjalan sendirian.
Upaya ini akan terus berlanjut hingga situasi dinyatakan kondusif dan aktivitas masyarakat di Kecamatan Palembayan kembali normal. Polri berkomitmen untuk tetap berada di garis terdepan hingga duka bencana berganti dengan senyum kebangkitan warga.
