-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Membasuh Luka Hutanabolon, Bakti Satbrimob Polda Sumut Pulihkan Senyum Warga Tapanuli Tengah

Minggu, 11 Januari 2026 | Januari 11, 2026 WIB Last Updated 2026-01-12T07:17:25Z

TAPANULI TENGAH – Gema tawa dan deru sapu lidi beradu dengan sisa-sisa lumpur yang mengering di Desa Hutanabolon, Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah. Di tengah puing dan sisa material banjir, tampak puluhan personel Satbrimob Polda Sumatera Utara bahu-membahu bersama warga. Bukan dengan senjata lengkap, kali ini mereka bersenjatakan sekop, cangkul, dan selang air, bergerak lincah membersihkan rumah-rumah penduduk yang sempat terendam bencana.


Kehadiran para personel Korps Baret Biru ini bukan sekadar menjalankan tugas operasional, melainkan sebuah misi kemanusiaan yang mendalam. Pasca-bencana yang melanda kawasan tersebut, tumpukan lumpur tebal dan sampah organik menjadi kendala utama warga untuk kembali menempati rumah mereka. Di sinilah, Polri hadir sebagai representasi negara yang peduli dan tanggap.


Gotong Royong Tanpa Batas

Pembersihan dilakukan secara menyeluruh, mulai dari ruang tamu hingga dapur rumah-rumah warga. Personel Satbrimob Polda Sumut tidak ragu untuk masuk ke sela-sela bangunan yang masih tergenang lumpur setinggi mata kaki. Langkah ini diambil untuk mempercepat proses rehabilitasi lingkungan agar warga bisa segera beraktivitas normal.


"Kami hadir untuk memastikan bahwa masyarakat tidak berjuang sendirian. Membersihkan rumah adalah langkah awal untuk memulihkan kehidupan mereka," ujar salah satu personel di lapangan. Kerja bakti ini juga menyasar fasilitas umum seperti rumah ibadah dan drainase desa yang tersumbat, guna mencegah terjadinya banjir susulan jika intensitas hujan kembali meningkat.


Kebersamaan Sebagai Energi Bangkit

Lebih dari sekadar aksi fisik, kegiatan ini membawa pesan moral yang kuat tentang keyakinan dan kebersamaan. Bencana memang meninggalkan trauma dan kerugian material, namun semangat gotong royong yang ditunjukkan oleh personel Satbrimob Polda Sumut menjadi suplemen psikologis bagi warga Desa Hutanabolon.


Interaksi hangat antara polisi dan masyarakat selama proses pembersihan menciptakan atmosfer kekeluargaan yang kental. Canda gurau di sela-sela kerja keras seolah menghapus sejenak duka yang sempat menyelimuti desa. Keyakinan bahwa esok akan lebih baik mulai tumbuh kembali di hati para penyintas, seiring dengan bersihnya lantai rumah mereka dari sisa-sisa bencana.


Wujud Nyata Polri yang Humanis

Aksi nyata ini merupakan implementasi dari program Polri yang humanis, di mana keberadaan personel di tengah masyarakat harus memberikan dampak langsung yang positif. Satbrimob Polda Sumut membuktikan bahwa fungsi mereka tidak hanya terbatas pada penanganan konflik atau kejahatan berintensitas tinggi, tetapi juga menjadi garda terdepan dalam pemulihan pascabencana.


Kepala Desa Hutanabolon dan tokoh masyarakat setempat menyampaikan apresiasi mendalam atas dedikasi para personel. Bagi warga, bantuan tenaga ini sangat berarti karena banyak dari mereka adalah lansia atau keluarga yang kekurangan alat untuk membersihkan dampak kerusakan yang begitu masif.


Menatap Masa Depan

Kini, Desa Hutanabolon perlahan mulai bersolek kembali. Meski jejak air masih membekas di dinding-dinding rumah, semangat warga telah pulih berkat dukungan tulus dari Satbrimob Polda Sumut. Kebersamaan ini menjadi kekuatan utama untuk bangkit dari keterpurukan.


Bakti sosial ini menjadi pengingat bahwa sinergi antara kepolisian dan rakyat adalah pondasi terkuat dalam menghadapi cobaan alam. Dengan gotong royong, beban seberat apa pun akan terasa ringan, dan duka bencana akan segera berganti dengan harapan baru bagi masa depan Tapanuli Tengah yang lebih tangguh.

×
Berita Terbaru Update