Tapanuli Selatan – Bencana alam banjir dan tanah longsor yang menerjang Desa Huta Godang beberapa waktu lalu menyisakan duka serta tumpukan material yang melumpuhkan aktivitas warga. Merespons kondisi tersebut, Personel Satuan Brimob Polda Sumatera Utara (Sumut) Batalyon C Pelopor bergerak cepat turun ke lokasi untuk melaksanakan aksi gotong royong pembersihan sisa-sisa bencana.
Kehadiran para personel berseragam loreng ini menjadi angin segar bagi masyarakat yang sempat kesulitan membersihkan tumpukan lumpur tebal dan material longsoran yang menutup akses jalan serta fasilitas umum.
Bahu-Membahu Bersama Warga
Aksi kemanusiaan ini dipimpin langsung oleh jajaran perwira Batalyon C Pelopor. Dengan menggunakan peralatan lengkap seperti sekop, cangkul, hingga alat bantu lainnya, para personel tampak bersemangat menyisir setiap sudut desa. Fokus utama pembersihan adalah akses jalan utama desa yang sempat terputus akibat timbunan tanah, serta rumah-rumah warga yang terendam lumpur cukup dalam.
"Kami hadir di sini bukan hanya sebagai petugas keamanan, tetapi sebagai bagian dari masyarakat. Melihat kondisi pascabencana di Desa Huta Godang, sudah menjadi kewajiban kami untuk memberikan bantuan tenaga agar aktivitas warga kembali normal," ujar salah satu perwakilan komandan di lapangan.
Kondisi medan yang licin dan tumpukan kayu sisa longsoran tidak menyurutkan semangat para personel. Bersama dengan warga setempat, anggota Brimob juga membersihkan saluran air (drainase) yang tersumbat guna mengantisipasi terjadinya banjir susulan apabila curah hujan kembali meningkat.
Kedekatan Polri dan Masyarakat
Kegiatan ini bukan sekadar pembersihan fisik, melainkan wujud nyata dari semboyan "Jiwa Ragaku Demi Kemanusiaan". Kehadiran Polri di tengah situasi sulit seperti ini sangat dirasakan manfaatnya oleh warga. Selain membantu percepatan pemulihan infrastruktur desa, kehadiran personel di lapangan juga memberikan dukungan moril bagi para korban yang trauma akibat bencana.
Kepala Desa Huta Godang menyampaikan apresiasi yang mendalam atas dedikasi Brimob Batalyon C Pelopor. "Kami sangat terbantu dengan kehadiran bapak-bapak Brimob. Jika hanya mengandalkan tenaga warga yang terbatas, mungkin pembersihan ini akan memakan waktu yang sangat lama. Sekarang, jalan sudah mulai bisa dilalui dan rumah warga kembali bersih," ungkapnya.
Komitmen Pemulihan Lingkungan
Pascabencana, pemulihan lingkungan memang menjadi prioritas utama. Penumpukan lumpur yang dibiarkan terlalu lama dapat mengeras dan merusak struktur bangunan, serta berpotensi menimbulkan masalah kesehatan bagi penduduk desa.
Aksi gotong royong ini diharapkan dapat memicu semangat solidaritas antarwarga untuk terus saling membantu dalam masa transisi pemulihan. Satuan Brimob Polda Sumut berkomitmen untuk terus memantau situasi di wilayah-wilayah rawan bencana dan siap dikerahkan kapan saja dibutuhkan oleh masyarakat.
Dengan selesainya kegiatan pembersihan ini, akses transportasi di Desa Huta Godang berangsur pulih, dan denyut ekonomi masyarakat diharapkan dapat segera kembali normal seperti sedia kala.
